Sejarah COE Plastics And Polymer Unimal.
Perkembangan industri dengan bahan baku yang berasal dari polimer alam saat ini semakin banyak dan masif. Penggunaan bahan baku polimer alam yang cukup banyak akan menghasilkan limbah dengan jumlah banyak yang dapat berdampak terhadap kehidupan masyarakat dan lingkungan sekitar. Pada tahun 2022 masyarakat di Provinsi Aceh setidaknya menghasilkan sampah sekitar 1600 m2/hari. Penumpukan sampah yang tidak dapat ditangani dengan baik oleh pemerintah daerah dapat menyebabkan pencemaran lingkungan yang dapat menimbulkan berbagai macam jenis penyakit. Sampah-sampah yang dihasilkan tersebut terdiri dari berbagai jenis sampah, salah satunya adalah sampah plastik. Saat ini sampah tersebut tidak dikelola dengan baik karena dianggap memiliki nilai ekonomi yang rendah. Berdasarkan kondisi tersebut maka dosen-dosen Universitas Malikussaleh dengan mengikuti roadmap penelitian Universitas melakukan berbagai macam penelitian terkait polimer alam dan plastik daur ulang yang bersumber dari limbah bahan alam dan limbah plastik yang ada di lingkungan sekitar. Perkembangan penelitian yang dilakukan oleh para peneliti hingga menghasilkan produk polimer alam dan plastik daur ulang ini mendorong Universitas Malikussaleh pada tahun 2023 mendirikan Pusat Unggulan Ipteks Perguruan Tinggi (PUI-PT) yang bernama Polimer Alam dan Plastik Daur Ulang atau Center of Excellence Polymer and Plastics Recycle yang disingkat PUI-PT TechnoPlast.
PUI-PT TechnoPlast fokus melaksanakan penelitian, pengembangan, komersialisasi dan diseminasi yang mengarah kepada sinkronisasi atau formulasi jalan tengah pengelolaan limbah berbasis bahan alam dan limbah plastik menjadi produk berupa polimer alam dan plastik daur ulang. PUI-PT TechnoPlast didirikan setelah memenuhi berbagai kriteria untuk menjadi PUI-PT yang berorientasi pada produk (PUI-PT OP). Desiminasi dan kerjasama yang telah dilakukan oleh PUI-PT Techno-Plast ditunjukkan dengan adanya pembinaan dan pendampingan, kontrak non riset dan kontrak bisnis yang dilakukan bersama pihak industri. Pendampingan dilakukan melalui jasa konsultasi bagi pihak industri. Jasa konsultasi yang diberikan merupakan jasa konsultasi yang sesuai dengan kompetensi PUI-PT Techno-Plast . Pembinaan yang dilakukan oleh PUI-PT Techno-Plast ditujukan pada startup maupun komunitas yang sesuai dengan PUI-PT Techno-Plast . Kontrak non riset yang dilakukan oleh PUI-PT Techno-Plast berupa kegiatan pelatihan, transfer teknologi dan jasa konsultasi. Selain itu PUI-PT Techno-Plast juga membantu pihak industri dalam rangka komersialisasi produknya. Pembinaan dan pendampingan ditunjukkan pada Inkubator Bisnis Universitas Malikussaleh dan pada PT. Plastik Sago Teknologi (perusahaan plastik ramah lingkungan dari bahan pati sagu). Kontrak non riset dan kegiatan komersialisasi produk telah dilakukan oleh PUI-PT Techno-Plast dalam bentuk kerjasama dengan SMAN 5 dan 6 Lhokseumawe serta kegiatan promosi pada 8 jenis produk plastik daur ulang dan biodegradable plastik. Kegiatan tersebut terus dilakukan sampai dengan saat ini dan akan dikembangkan pada jaringan industri yang lebih luas.